• Konsep Diri Positif dan Konsep Diri Negatif

    Konsep diri merupakan faktor penting didalam berinteraksi. Hal ini disebabkan oleh setiap individu dalam bertingkah laku sedapat mungkin disesuaikan dengan konsep diri. Kemampuan manusia bila dibandingkan dengan mahluk lain adalah lebih mampu menyadari siapa dirinya, mengobservasi diri dalam setiap tindakan serta mampu mengevaluasi setiap tindakan sehingga mengerti dan memahami tingkah laku yang dapat diterima oleh lingkungan.

Kata Sambutan

ANGGREK SEBAGAI AWAL MEKITRAAN SMA NEGERI 17 MEDAN DENGAN BANK MANDIRI

Last Updated (Friday, 20 May 2016 20:37)

 

Kado Prestasi

Last Updated (Saturday, 14 May 2016 20:17)

 

EMPAT SISWA SMA NEGERI 17 MEDAN MERAIH JUARA OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TINGKAT SMA SE KOTA MEDAN TAHUN 2016

 

 

AKBP ZULKIFLY HARAHAP

Last Updated (Tuesday, 12 April 2016 09:18)

 

AKSI SOSIAL

 

 

 

 

Klik : https://youtu.be/wDaBMNKtY8M

Last Updated (Thursday, 07 April 2016 15:38)

 

Kepala SMA N 17 Medan

Last Updated (Thursday, 24 March 2016 12:29)

 

MAHASISWA UGM

 

SOSIALISASI UN DAN SNMPTN 2016

Last Updated (Saturday, 12 March 2016 12:37)

 

Mahasiwa DEL

Last Updated (Tuesday, 26 January 2016 21:58)

 

Pendidikan Keluarga

Last Updated (Monday, 18 January 2016 21:51)

 

KEBIJAKAN KEMENDIKBUD TENTANG PENDIDIKAN KELUARGA

KEBIJAKAN KEMENDIKBUD MEMBENTUK
DIREKTORAT PENDIDIKAN KELUARGA

A.    Latar Belakang
Sejak tahun 1935 Ki Hadjar Dewantara mencetuskan bahwa keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat merupakan Tri sentra Pendidikan. Kemitraan yang baik di antara ketiganya yang dilandasi semangat gotong royong diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang menumbuhkan karakter dan budaya prestasi. Dalam kemitraan itu,  pelaku pendidikan di satuan pendidikan dan orang tua di rumah mempunyai peran sangat menentukan untuk menguatkan kemitraan ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membentuk Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga di bawah Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kebijakan dan program untuk menguatkan kemitraan keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat juga merupakan salah satu respon atas semakin maraknya aksi kekerasan, termasuk kekerasan seksual, intimidasi, penggunaan obat-obat terlarang, dan banyak gejala sosial lain yang memprihatinkan. Kondisi ini jelas sangat menghambat terbangunnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak yang mengakibatkan tidak optimalnya perkembangan potensi anak. Program ini merupakan penguatan karena selama ini kemitraan ketiganya sudah terbangun, namun masih belum optimal.
Pada tahun 2015, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga akan mendukung penguatan program kemitraan keluarga sebanyak 600 satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA/SMK di seluruh Kota di Indonesia. SMA Negeri 17 Medan adalah satu-satunya SMA yang berada di Kota Medan yang dihunjuk menerima bantuan penguatan kemitraan keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Untuk keberhasilan Kemitraan Pendidikan Keluarga di SMA Negeri 17 Medan, mengambil tema ”Peranan Pendidikan Keluarga sebagai awal Revolusi Mental menuju Peningkatan Mutu”.

B.Dasar Hukum
     1.    Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945
     2.    Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
     3.    Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Perlindungan Anak.
     4.    Peraturan Pemerintah Nomor 17  Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 66  Tahun 2010  perubahan atas PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.
     5.    Permendikbud Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendikbud.
     6.    Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

C.Pengertian
     1.    Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari beberapa orang yang terikat hubungan darah dan pernikahan, berkumpul dan tinggal di suatu tempat/atap dalam keadaan saling ketergantungan dan bertanggung jawab terhadap pengasuhan, perawatan dan pendidikan anak-anak mereka.
     2.    Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.
     3.    Kemitraan Tri Sentra Pendidikan adalah jalinan kerja sama antara keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat yang berdasarkan kesepakatan prinsip dan peran masing-masing dengan berlandaskan pada azas  gotong royong, kesamaan kedudukan, saling percaya, saling menghormati, dan kesediaan untuk berkorban untuk membangun ekosistem pendidikan yang menumbuhkan karakter dan budaya prestasi.
     4.    Karakter adalah akhlak, budi pekerti yang mengacu pada nilai-nilai dan kebijakan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, keluarga, dan  masyarakat yang mencakup karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
     5.    Budaya prestasi adalah tatanan nilai, kebiasaan, kesepakatan-kesepakatan yang direfleksikan dalam tingkah laku sehari-hari dengan warga sekolah yang terkait dengan pencapaian prestasi, baik prestasi sekolah sebagai institusi maupun prestasi individual peserta didik sesuai bakat, minat, dan potensi masing-masing.

D.Rencana Pelaksanaan
Program penguatan kemitraan keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat dilaksanakan dengan melibatkan 600 satuan PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan satuan pendidikan nonformal (PKBM, SKB, dan LKP) yang berada di 100 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia. Ke-600 satuan pendidikan diharapkan akan menjadi percontohan bagi satuan pendidikan di sekitarnya. SMA Negeri 17 Medan yang merupakan salah satu sekolah yang menerima bantuan penguatan kemitraan keluarga telah  menentukan peserta, jadwal kegiatan, dan materi yang akan disampaikan agar pelaksanaan kemitraan pendidikan keluarga dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

E.Manfaat dan Tujuan Kemitraan Keluarga
   1.    Manfaat
Manfaat diselenggarakannya penguatan kemitraan pendidikan keluarga adalah :
      -    Bagi Dinas Pendidikan Provinsi da
      -    n Kabupaten/Kota, sebagai pedoman dalam menyusun kebijakan di tingkat provinsi, kabupaten/kota dalam pelaksanaan penguatan kemitraan pendidikan keluarga pada satuan pendidikan SMA/SMK sederajat.
      -    Bagi satuan pendidikan, sebagai panduan dalam membangun kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.
      -    Orang tua dan masyarakat, sebagai acuan dalam memahami model kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.

2.    Tujuan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membentuk Direktorat Pembinaan Pendidikan keluarga dengan tujuan untuk memberikan penguatan kemitraan antara sekolah, keluarga dan masyarakat. Melalui penguatan ini diharapkan akan terjadi jalinan kemitraan yang lebih erat untuk saling mendukung demi kemajuan sekolah. Selain itu, program ini diharapkan mampu mempengaruhi perilaku keluarga dalam memberikan dukungan untuk keberhasilan pendidikan anak-anak mereka saat berada di lingkungan keluarga. Dengan demikian anak merasa nyaman dan memperoleh dukungan penuh dari keluarga maupun pihak sekolah. Sekolah merupakan rumah kedua sebagai tempat menimba ilmu dan bersosialisasi yang menyenangkan, sedangkan keluarga adalah tempat tambatan jiwa, berbagi cerita, serta menyelesaiakan tugas-tugas sekolah, sehingga diperlukan suasana nyaman dan damai di rumah.

Medan, 16 Januari 2016
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan

Last Updated (Saturday, 16 January 2016 17:54)

 

KEPALA SEKOLAH

Soagahon Simanungkalit, SH
Pembina TK 1
NIP:196209021983031011

Pencarian